ENGGINEERING ECONOMICS

 Ekonomi rekayasa adalah bidang yang menggabungkan prinsip-prinsip ekonomi dengan teknik untuk mengevaluasi proyek dan keputusan rekayasa. Ini melibatkan analisis biaya dan manfaat dari alternatif rekayasa, serta pengambilan keputusan yang berbasis pada nilai ekonomi.

Berikut adalah beberapa konsep utama dalam ekonomi rekayasa:

  1. Nilai Waktu Uang: Prinsip bahwa uang saat ini lebih berharga dibandingkan uang di masa depan karena potensi untuk menghasilkan bunga.

  2. Analisis Biaya-Manfaat: Metode untuk membandingkan total biaya dan manfaat yang diharapkan dari suatu proyek untuk menentukan kelayakannya.

  3. Depresiasi: Pengukuran penurunan nilai aset seiring waktu, yang mempengaruhi biaya proyek dan implikasi pajak.

  4. Analisis Titik Impas: Menghitung titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya, untuk menilai kelayakan proyek.

  5. Biaya Siklus Hidup: Evaluasi semua biaya yang terkait dengan proyek selama masa hidupnya, termasuk biaya awal, biaya operasi, pemeliharaan, dan pembuangan.

  6. Analisis Risiko: Identifikasi dan kuantifikasi risiko yang terkait dengan proyek serta dampaknya terhadap keuangan.

  7. Penilaian Investasi: Teknik seperti Nilai Kini Bersih (NPV) dan Tingkat Pengembalian Internal (IRR) untuk menilai profitabilitas investasi.


* BREAK EVEN POINT (BEP)

Break Even Point atau disingkat dengan BEP merupakan suatu titik impas dimana laba yang didapatkan mempunyai nilai setara dengan yang diperlukan dalam sebuah usaha atau bisa disebut dengan tidak mengalami kerugian. Dalam posisi tersebut, laba bernilai 0 (nol) berarti tidak untung ataupun tidak rugi atau bagi orang awam banyak dikenal dengan nama balik modal.

Kondisi BEP ini bisa muncul apabila perusahaan Anda menggunakan biaya tetap dalam operasionalnya, sedangkan volume penjualannya hanya cukup menutupi biaya tetap beserta biaya variabel yang ada. Dengan begitu, untung-rugi perusahaan Anda akan berada dalam posisi titik 0 (nol) dan jika pendapatan yang perusahaan Anda hasilkan lebih besar dari biaya tetap dan biaya variabel, maka perusahaan Anda dinyatakan untung.

Rumus BEP:





* Return on investment (ROI)

Return on investment atau ROI ini merupakan rasio keuntungan dan juga kerugian dari suatu investasi yang kemudian dibandingkan dengan jumlah uang yang diinvestasikan. Sederhananya, pengertian ROI ini adalah persentase profit yang dapat diperoleh dari total jumlah aset yang diinvestasikan. Return on investment adalah cara yang cukup efektif untuk melihat efektivitas dari suatu bisnis. 

ROI disini digunakan untuk menghitung berapa dana yang diperlukan untuk investasi. Misalnya saja, apabila investor ingin menanam modal, maka persentase ROI dapat digunakan untuk meyakinkan para investor supaya mau berinvestasi. Selain itu, ROI juga menghitung potensi keuangan aktual perusahaan untuk dapat membagi pendapatan ataupun laba dengan jumlah investasi yang diperoleh.

Rumus ROI:

Comments